back to top

Sabtu, 09 Februari 2013

 Aksis,
KD 4.2 Menulis Hasil Observasi dalam Bentuk Paragraf Deskripsi
 Tujuan Pembelajaran agar siswa mampu :
1. Mengembangkan Paragraf Deskripsi
2. Melaporkan Pembuatan Pupuk Organik yang Diamati dalam Bentuk Paragraf Deskripsi

Materi
1.      Mengembangkan paragraf deskripsi
       Paragraf deskripsi dikembangkan dengan cara melukiskan, menggambarkan, atau memerikan suatu peristiwa atau objek hasil pengindraan (dalam hal ini pengamatan) sehingga pembaca diajak seolah-olah melihat atau merasakan sendiri peristiwa atau objek tersebut.

Paragraf atau wacana deskripsi memiliki ciri-ciri atau karakteristik, yaitu
a.    pada umumnya bersifat nonilmiah/fiksi,
b.    menggambarkan atau melukiskan objek tertentu,
c.    bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan tersebut.
       Tema atau topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi wacana atau paragraf deskripsi di antaranya mengenai pemandangan alam, anggunnya penampilan seseorang, perasaan sayang seseorang terhadap benda/orang lain.
Dalam menyusun karangan deskripsi, perlu diperhatikan hal-hal berikut.
a.    Keruntutan, keselarasan, dan kesesuaian antara bagian satu dengan bagian lain sehingga deskripsi tersebut enak dibaca.
b.    Keterperincian, penguraian objek sampai ke bagian/hal yang sekecil-kecilnya.
c.    Kelogisan bahasa yang digunakan, terutama kalimat harus masuk akal, meskipun objek yang digambarkan merupakan objek khayalan.

Contoh deskripsi suasana diri
       Jam dinding menunjukkan 23.00 WIB. Tidak ada orang lalu lalang di depan rumahku. Depan rumah tampak terang namun belakangan gelap gulita. Seisi rumahku tertidur lelap, selain diriku. Tak ada suara sekecil pun hanya detak jam dinding yang menemaniku. Badanku telah lama kurebahkan di atas tempat tidur, tapi sayang tak bisa diam. Miring ke kanan miring ke kiri entah beberapa kali. Mata juga tak mau kompromi. Kupejamkan, dia berontak ingin tebuka. Berulang kali merem melek, kelap-kelip seperti lampu kehabisan minyak.

2.      Menyusun kerangka paragraf deskripsi
Topik: Taman Depan Sekolahku
a.    Bentuk taman
b.    Luas taman
c.    Jenis taman
Kerangka tersebut mengarah ke deskripsi parsial atau lokal.

3.      Mengembangkan kerangka menjadi paragraf deskripsi
Kerangka tersebut dikembangkan menjadi sebagai berikut.

Taman Depan Sekolahku
       Taman depan sekolahku tampak sederhana. Bentuknya seperti parabola yang disandarkan miring ke pagar depan. Pada posisi tengah dibentuk kolam kecil, arena bermain ikan emas dan gurame, sedangkan di kanan kiri kolam ada batu bulatan yang menyerupai pagupon. Amat unik. Taman ini tidak luas, bahkan bisa dikatakan sangat kecil jika dibandingkan luas pekarangan sekolah. Lebih kurang 40m2 terlihat semakin indah dengan aneka ragam bunga yang menghuninya. Sebelah kiri dan kanan pohon palm, 4 m tingginya. Daunnya cukup lebat berdampingan dengan batu pagupon. Tepat di samping kiri, hampir batas taman terdapat pohon cemara. Setiap pohon palm dan pohon cemara termasuk batu pagupon tadi, dikelilingi bunga-bunga yang berwarna-warni.
                                                                                                                Referensi“BSE Piawai”





Pelatihan!
Aktivitas yang harus kamu lakukan adalah;
1.      Mendeskripsikan Pembuatan Pupuk Organik yang Akan Dilaporkan
Banyak peristiwa di sekolah kita yang dapat kita amati, terutama kegiatan yang dapat dijadikan sebagai pelajaran atau diambil hikmahnya. Dalam peristiwa tersebut, mungkin kamu juga terlibat di dalamnya, atau mungkin kamu hanya berada di luar peristiwa, tetapi turut menyaksikan kejadiannya. Kalau kamu mengamati suatu peristiwa, tentu ada alasan atau tujuan mengapa kamu perlu mengamati peristiwa tersebut. Misalnya, kamu mengamati jalannya pembuatan pupuk organik di sekolah. Pengamatan yang kamu lakukan itu, misalnya untuk dijadikan bahan karangan deskripsi atau untuk tujuan yang lain, misalnya sebagai bahan pembuatan laporan. Agar dapat melaporkan suatu kejadian/peristiwa secara baik, kamu harus mengamati objek laporan itu dengan cermat. Setelah itu, hal-hal penting dari peristiwa itu harus dicatat secara lengkap/detil.
Agar dapat melaporkan peristiwa dengan baik, berlatihlah dengan melakukan kegiatan berikut!
a.    Secara perorangan, sambil mengikuti pembuatan pupuk organik, amatilah dan catatlah di dalam hati kejadian-kejadian penting yang perlu dicatat selama pembuatan pupuk organik tersebut!
b.    Deskripsikan secara rinci kejadian yang kamu amati!
c.    Selanjutnya, diskusikan hasil deskripsimu dalam kelompok yang terdiri atas 4 orang!
d.   Buatlah paragraf deskripsi yang baik untuk dilaporkan di kelas!
2.      Melaporkan Secara Lisan Pembuatan Pupuk Organik yang Diamati
Agar dapat melaporkan secara lisan peristiwa yang kamu amati, laksanakan kegiatan berdasarkan panduan berikut!
a.    Bergabunglah kembali dengan anggota kelompokmu!
b.    Buatlah kerangka karangan tentang jalannya pembuatan pupuk organik yang kamu amati tersebut!
c.    Kembangkan menjadi paragraf dengan menggunakan kalimat-kalimat yang jelas dan tidak menimbulkan penafsiran ganda!
d.   Setelah penyusunan paragraf selesai, laporkanlah hasil kerja kelompokmu secara lisan di depan kelas! Tentukan siapa di antara anggota kelompokmu yang akan melaporkan hasil kerja kelompok!
e.    Hasil kerja kelompok yang sudah dilaporkan dan ditanggapi oleh kelompok lain dapat dipajang di tempat yang disediakan.

Contoh:

       Kami akan melaporkan hasil pengamatan kelompok kami tentang pembuatan pupuk organik 8 Februari 2013 kemarin. Para petugas pencacah sampah organik berasal dari pokja pengolahan limbah sampah organik yaitu kelas XI. Adapun yang bertugas sebagai pemandu pembuatan pupuk organik adalah Bapak Munaim, S.Pd. Sedangkan cara pembuatannya sebagai berikut! 1) Cacah sampah dedaunan dengan mesin pencacah, 2) masukkan sampah yang telah dicacah ke dalam bak penampungan, kurang lebih ketebalan sampah yang telah dicacah 25cm, sirami dengan EM4, 3) masukkan .... lanjutkan!

0 komentar:

Poskan Komentar