back to top

Senin, 04 Februari 2013

Amanat Polisi

Posted by ahmad roy On 06.09 | No comments
Aksis, SIAAAP GRAKKK! Jika sudah terdengar aba-aba ini ketika upacara, apa yang akan kita lakukan? Pastinya langsung memosisikan diri dalam keadaan siap kan? Nah, demikian pula yang selalu dilaksanakan oleh seluruh siswa MAN Rengel setiap upacara senin.  Tepatnya Senin di minggu pertama pada Februari 2013 ini, upacara yang terlaksana benar-benar beda dan istimewa. Semua peserta terlihat begitu kompak dan berjajar rapi. Suara pemimpin upacara lantang mengomando seluruh siswa untuk bersikap. Benar-benar luar biasa! Hal ini, tak seperti senin-senin biasanya sebagian peserta upacara yang semula bandel dan seenaknya sendiri seperti dihipnotis patuh dengan hikmatnya. Karena pembina upacara kali ini seperti medan magnetik yang dapat menarik perhatian semua siswa. 
Bagaimana tidak! baru melihat penampilannya yang berwibawa dengan seragam coklat polisi serta langkahnya yang tegas disiplin, semua siswa pasti tersihir untuk ikut serta berprilaku disiplin pula. Pembina upacara pada senin, 4 Februari ini adalah dari Polsek Rengel. Beliau adalah Aiptu Ali Sadiqin ini alumni MAN Rengel tahun 1992. MAN Rengel harus bangga mempunyai alumnus yang begitu kharismatik ini. Dengan suara tegas berwibawa namun lembut, beliau menghimbau kepada seluruh siswa untuk menaati peraturan lalu lintas dengan benar. "Selalu kenakan helm dan taati rambu-rambu lalu lintas yang ada karena itu demi keselamatan kalian pula. Cerminkanlah bahwa kalian adalah pelajar yang berilmu". Pesan beliau disela-sela memberikan amanat kepada seluruh peserta upacara. Pesan yang singkat namun penuh makna. InsyaAllah akan kami ingat slalu dan tentunya akan kami implikasikan dalam realitas. Bukan hanya itu, beliau juga berpesan agar kita sebagai pelajar yang tengah berada dalam masa remaja, yakni masa pencarian jati diri, agar terus berhati-hati dalam bergaul. Jangan sampai terjerumus dalam perbuatan-perbuatan yang dilarang agama. Tawuran, narkoba dan pergaulan bebas semakin merajalela. Jika tidak berpegang teguh dengan syariah agama serta membentengi diri dengan Iman dan Taqwa, maka syetan akan dengan mudah menjerumuskan kalian dalam lembah kemaksiatan. Naudzubillah. Amanat yang begitu menyejukkan jiwa ini bagai tetes embun yang mampu mendobrak kebekuan hati kami. Terimakasih pak Ali. Bismillah, dengan ke-MahaRahiman-Nya kami akan berusaha menjadi pelajar yang bermoral dan berprilaku educatis dengan berpedoman pada syariah agama islam. Karena kami sadar, kami adalah generasi penerus bangsa yang maju atau tidaknya berada pada tangan kami sendiri.

                                                                    Nurmala                                                                                                                                              

0 komentar:

Posting Komentar